Nama:
muhamad dio alif utama
Kelas : SI2G
NIM : 13.141.004
PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI,KOMPUTER&KOMUNIKASI DI MASYARAKAT
DAN DAMPAK P0SITIF DAN NEGATIF
Teknologi informasi,komunikasi dan komputer merupakan elemen penting dalam kehidupan Masyarakat berbangsa dan bernegara. Peranan teknologi pada aktivitas manusia pada saat ini mememang begitu besar,teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan masyarakat dimana memberikan angin besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajeman organisasi,pendidikan,transportasi,kesehatan dan penelitian. Oleh karena itu sangatlah penting peningkatan kemampuan( SDM ) TIK,mulai dari keterampilan dan pengetahuan, perencanaan, pengoperasian, perawatan dan pengawasan, serta peningkatan kemampuan TIK para pimpianan di lembaga pemerinthan, pendidikan, perusahaan . sehingga pada akhirnya akan dihasilkan output(hasil proses) yang sangat bermanfaat baik bagi manusia sebagai individu itu sendirir maupun bagi semua sektor kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara.
Dampak positif
A.Teknologi komputer
1.Media pertukaran data lebih mudah, dengan menggunakan email,Newsgroup,ftp dan world wide web / jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dengan murah.
2.dengan komputer kita bisa internetan dan dapat menghemat biaya,tenaga yang dikeluarkan bila dibandingkan dengan bertukar informasi,pengiriman, melalui pos surat dan jasa pengiriman lainya
B.Teknologi informasi
1.Informasi yang disampaikan lebih up to date dan akurat karena prosesnya lebih cepat
2.Kemudahan memproleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi di seluruh dunia
C.Teknologi komunikasi
1.Kemudhan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan
2.Komunikasi/interaksi jarak jauh pun menjadi sangat cepat dan mudah
Dampak Negatif
A.Teknologi komputer
1.bahayanya pornografi,dan anak anak juga bisa dengan mudahnya melihat film dewasa itu
2.adanya penipuan dan perjudian di online
3.membuat organ-organ tubhu rusak karena terkena radiasi berlama lama di depan layar
B.Teknologi informasi
1.dengan kemudhan internet manusia lebih praktis dan mengakitbatkan kemalasan,karena tidak ingin berusaha.
2.bahaya untuk kejahatan dan penipuan diinternet dimana mana yang paling banyak melakukan kejahatan dengan cara JUAL DAN BELI ONLINE
C.Teknologi Komunikasi
1.Adanya penurunan Moral pada bangsa dan negara untuk berinteraksi
2.dan membuat orang menjadi malas untuk berkomunikasi secara langsung
penerapan teknologi informasi ,komputer dan komunikasi di masyrakat
teknologii informasi mulai dikenal dan berkembang pesat di awal tahun 1980-an.pesatnya perkembangan teknologi ini didukung oleh pesatnya perkembangan prosesor(chip)yang berfungsi sebagai otak sebuah komputer pribadi (personal computer).perkembangan teknologi hardware ini diikuti pula oleh kemajuan dalam bidang sofware,meskipun perkembangannya jauh di belakang perkembangan hardware.
pada mulanya,prosesor dan sofware dirancang untukl sebuah komputer pribadi yang berdiri sendiri(stand alone PC). Namun sejalan dengan perkembangan,PC tersebut akhirnya dapat diintergrasikan melalui suatu jaringa(network).sehingga kita mengenal berbagai jenis jaringan yang sering kita jumpai adalah local area network,dan internet
It atau informasi teknologi memberikan kontribusi yang luar biasa dalam hal penyebaran materi informasi keseluruh belahan dunia.IT merupakan suatu alat globalisator yang luar biasa, salah satu instrumen vital untuk memicu time-space compression(menyusutnya ruang dan waktu ) karena kontaknya yang tidak bersifat fisik dan individual ,maka bersifat massal dan n melibatkan ribuan orang. Seseorang bisa terhubung ke dunia virtual global untuk bermain informasi dengan ribuan komputer penyedia informasi yang dibutuhkan, hanya dengan berada di depan komputer yang terhubung dengan internet.
Perkembangan teknologi informasi (TI) yang sedemikian pesat tersebut
menciptakan kultur baru bagi semua orang di seluruh dunia. Dunia pendidikan pun
tak luput dari sentuhannya. Integrasi teknologi informasi ke dalam duina
pendidikan telah menciptakan pengaruh besar. Mutu dan efisiensi pendidikan
dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi.
Di tengah masalah dunia pendidikan Indonesia yang tak kunjung selesai,
kehadiran teknologi informasi menjadi satu titik cerah yang diharapkan mampu
memberi sumbangan berarti dalam meningkatkan mutu pendidikan. Saat ini
mutu pendidikan Indonesia masih sangat rendah. Laporan tahunan Human
development Index UNDP tahun 2004 menempatkan Indonesia pada posisi 111 dari
175 negara. Adapun hasil survai tentang kualitas pendidikan di Asia yang
dilakukan oleh PERC (The Political and Economic Risk Country), Indonesia berada
pada posisi 12 atau yang terendah (Suara karya, 18 desember 2004). Peringkat
ini sepertinya tidak mengalami pergeseran jauh sekarang ini mengingat
problematika pendidikan yang masih belum berubah.
Ada beberapa alasan teknologi informasi dapat diterapkan dalam pendidikan
masyarakat, di antaranya:
1. Masyarakat sudah banyak yang memiliki komputer sendiri.
Hal ini memungkinkan dikembangkannya Paket belajar Personal-Interaktif. Paket ini dilakukan dengan cara memanfaatkan software pendidikan seperti : Computer Assisted Instructional (CAI) atau Computer-Based Training (CBT). Pada pemanfaatan jenis ini, informasi atau materi ajar dikemas dalam suatu software (perangkat lunak). Peserta belajar dapat belajar dengan cara menjalankan program komputer atau perangkat lunak tersebut di komputer secara mandiri dan di lokasi masing-masing. Melalui paket program belajar ini peserta dapat melakukan simulasi atau juga umpan balik kepada peserta ajar tentang kemajuan belajarnya.
Hal ini memungkinkan dikembangkannya Paket belajar Personal-Interaktif. Paket ini dilakukan dengan cara memanfaatkan software pendidikan seperti : Computer Assisted Instructional (CAI) atau Computer-Based Training (CBT). Pada pemanfaatan jenis ini, informasi atau materi ajar dikemas dalam suatu software (perangkat lunak). Peserta belajar dapat belajar dengan cara menjalankan program komputer atau perangkat lunak tersebut di komputer secara mandiri dan di lokasi masing-masing. Melalui paket program belajar ini peserta dapat melakukan simulasi atau juga umpan balik kepada peserta ajar tentang kemajuan belajarnya.
2. Negara Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang tersebar dalam wilayah
yang sangat luas, serta dihuni oleh lebih dari 200 juta pendiuduk dengan
distribusi secara tidak homogen. Kondisi ini memang disadari menjadi kendala
ketika akan diterapkan sistem pendidikan konvensional (tatap muka). Maka
teknologi informasi yang mungkin diterapkan untuk kondisi tersebut adalah
melalui jaringan internet.
Ada beberapa alternatif paradigma pendidikan melalui internet ini yang
salah satunya adalah sistem “dot.com educational system” (Kardiawarman, 2000).
Paradigma ini dapat mengitegrasikan beberapa sistem seperti:
(1) Paradigma virtual teacher resources
Paradigma yang dapat mengatasi terbatasnya jumlah guru yang berkualitas, sehingga siswa tidak haus secara intensif memerlukan dukungan guru, karena peranan guru maya (virtual teacher) dan sebagian besar diambil alih oleh sistem belajar tersebut.
(2) Paradigma virtual school system
Paradigma yang dapat membuka peluang menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi yang tidak memerlukan ruang dan waktu. Keunggulan paradigma ini daya tampung siswa tak terbatas. Siswa dapat melakukan kegiatan belajar kapan saja, dimana saja, dan darimana saja.
(3) Paradigma cyber educational resources system, atau dot com leraning resources system.
Merupakan pedukung kedua paradigma di atas, dalam membantu akses terhadap artikel atau jurnal elektronik yang tersedia secara bebas dan gratis dalam internet.
(1) Paradigma virtual teacher resources
Paradigma yang dapat mengatasi terbatasnya jumlah guru yang berkualitas, sehingga siswa tidak haus secara intensif memerlukan dukungan guru, karena peranan guru maya (virtual teacher) dan sebagian besar diambil alih oleh sistem belajar tersebut.
(2) Paradigma virtual school system
Paradigma yang dapat membuka peluang menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi yang tidak memerlukan ruang dan waktu. Keunggulan paradigma ini daya tampung siswa tak terbatas. Siswa dapat melakukan kegiatan belajar kapan saja, dimana saja, dan darimana saja.
(3) Paradigma cyber educational resources system, atau dot com leraning resources system.
Merupakan pedukung kedua paradigma di atas, dalam membantu akses terhadap artikel atau jurnal elektronik yang tersedia secara bebas dan gratis dalam internet.
Mengingat tofografi dan demografi penduduk Indonesia yang kurang
menguntungkan, maka kita sudah saatnya memikirkan sistem pendidikan yang dapat
dijangkau oleh penduduk paling terpencil dan paling minim sumber dayanya.
Dilihat dari upaya penerapan teknologi tersebut, sungguh banyak potensi yang
dapat dijadikan modal dasar penerapan teknologi informasi dalam pendidikan
masyarakat.
2.
Contoh dari Penerapan Teknologi Information,
Computing & Communication
Penerapan
Teknologi Information, Computing & Communication dalam Dunia Bisnis
Dalam dunia bisnis teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan untuk
perdagangan secara ektronik atau dikenal sebagai E-Commerce.E-Commerce adalah
perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
Penerapan
Teknologi Information, Computing & Communication dalam Perbankan
Dalam dunia perbankan teknologi informasi dan komunikasi adalah
diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan internet
Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui internet banking
antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran
tagihan, dan informasi rekening.
Penerapan
Teknologi Information, Computing & Communication Dalam Pendidikan.
Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan
zaman.Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari sering dijumpai kombinasi
teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet.Internet merupakan
alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua
orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya
proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan
efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan,
maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan
menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya,
melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal
kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya
itu sudah dapat dilakukan.
Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah
tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan
media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan
siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak.Dalam bentuk real
time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan
real audio atau real video, dan online meeting.Yang tidak real time bisa
dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup, dan buletin board.
Dengan cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan
tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara
pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi
dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa. Demikian
pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula dilakukan dengan
cara yang sama.
Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu
proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode pembayaran online.
Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur
sebagai berikut: (1) Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based
distance learning harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan
mahasiswa, dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah,
mencari informasi dan sebagainya. (2) Interaksi dalam grup; Para mahasiswa
dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang
diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit
ulasan tentang materi yang diberikannya. (3) Sistem administrasi mahasiswa;
dimana para mahasiswa dapat melihat informasi mengenai status mahasiswa,
prestasi mahasiswa dan sebagainya. (4) Pendalaman materi dan ujian; Biasanya
dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman
dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal
ini juga harus dapat diantisipasi oleh web based distance learning (5)
Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan,
tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara,
gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk
database. (6) Materi online diluar materi kuliah;
Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web
lainnya.Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat
untuk memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada mahasiswa lainnya
melalui web.
Mewujudkan ide dan keinginan di atas dalam suatu bentuk realitas bukanlah
suatu pekerjaan yang mudah tapi bila kita lihat ke negara lain yang telah lama
mengembangkan web based distance learning, sudah banyak sekali institusi atau
lembaga yang memanfaatkan metode ini. Bukan hanya skill yang dimiliki oleh para
engineer yang diperlukan tapi juga berbagai kebijaksanaan dalam bidang
pendidikan sangat mempengaruhi perkembangannya.
Jika dilihat dari kesiapan sarana pendukung misalnya hardware, maka agaknya
hal ini tidak perlu diragukan lagi. Hanya satu yang selalu menjadi perhatian
utama pengguna internet di Indonesia yaitu masalah bandwidth, tentunya dengan
bandwidth yang terbatas ini mengurangi kenyamanan khususnya pada non text based
material. Di luar negeri, khususnya di negara maju, pendidikan jarak jauh telah
merupakan alternatif pendidikan yang cukup digemari.Metoda pendidikan ini
diikuti oleh para mahasiswa, karyawan, eksekutif, bahkan ibu rumah tangga dan
orang lanjut usia (pensiunan).
Beberapa tahun yang lalu pertukaran materi dilakukan dengan surat menyurat,
atau dilengkapi dengan materi audio dan video. Saat ini hampir seluruh program
distance learning di Amerika, Australia dan Eropa dapat juga diakses melalui
internet. Studi yang dilakukan oleh Amerika, sangat mendukung dikembangkannya
e-learning, menyatakan bahwa computer based learning sangat efektif,
memungkinkan 30% pendidikan lebih baik, 40% waktu lebih singkat, dan 30% biaya
lebih murah.
Bank Dunia (World bank) pada tahun 1997 telah mengumumkan program Global
Distance Learning Network (GDLN) yang memiliki mitra sebanyak 80 negara di
dunia. Melalui GDLN ini maka World Bank dapat memberikan e-learning kepada
mahasiswa 5 kali lebih banyak (dari 30 menjadi 150 mahasiswa) dengan biaya 31%
lebih murah.
Dalam era global, penawaran beasiswa muncul di internet.Bagi sebagian besar
mahasiswa di dunia, uang kuliah untuk memperoleh pendidikan yang terbaik
umumnya masih dirasakan mahal.Amat disayangkan apabila ada mahasiswa yang
pandai di kelasnya tidak dapat meneruskan sekolah hanya karena tidak mampu membayar
uang kuliah.Informasi beasiswa merupakan kunci keberhasilan dapat menolong
mahasiswa yang berpotensi tersebut.
3. Dampak Positif
& Negatif pada Kehidupan Manusia
Dengan anda
membaca Artikel ini berarti anda akan mengetahui dampak negtif dan positif Teknologi
bagi para penggunanya. Sebenarnya, berbicara masalah dampak positif dan
negative Teknologi, semua hal apapun pasti ada dampak negatif dan dampak
positif, namun semua itu kembali pada
para pnggunanya, bagaimana cara mereka memanfaatkannya,bagi di kalangan pemula
orang yang hidup di daerah yang jauh dari wadah teknologi, dalam hal ini adalah
di Pedesaan, mereka berasumsi bahwa teknologi ini hanya semata – mata membantu
manusia melakukan komunikasi jarak jauh, dll, tp bagi para pengguna teknologi,
mereka benar- tahu kalau teknologi itu bisa membuat orang bisa terjerumus dalam
hubungan seksual dll, ini d akibatkan karena salah menggunakan Teknologi
(Internet).
Di
bawah ini saya akan jelaskan dampak-dampak positif maupun negatif dari
penggunaan internet.
Dampak Positif:.Internet sekarang ini merupakan hal yang tidak bisa
dipisahkan dari peradaban manusia. Contohnya sekarang ini,kita sangat
bergantung pada tehnologi ini.Apapun kita bisa lakukan di internet,misalnya:
cari tugas, cari teman, baca berita di internet, liat tv bisa di internet,
bahkan kejahatan pun sekarang bisa lewat internet. Begitulah manfaat
internet.Dampak internet terbagi 2,yaitu positif dan negatif.Tergantung dari
penggunanya itu sendiri yang menggunakan internet untuk apa.
Dampak positif: untuk mencari bahan-bahan tugas,referensi,pertemanan,informasi-informasi yang dapat menambah pengetahuan, bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain, kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
Dampak positif: untuk mencari bahan-bahan tugas,referensi,pertemanan,informasi-informasi yang dapat menambah pengetahuan, bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain, kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
Dampak negatif
:seperti cyber crime yaitu kejahatan yang dilakukan seseorang dengan sarana
internet, bentuknya seperti Hacking, Cracking.Pornografi :internet adalah
informasi yang sangat mudah kita dapatkan,terutama pornografi yang sangat
merajalela dan bisa diakses oleh siapapun dan dimanapun.Dengan mudahnya
pornografi diakses,maka berakibatkan seseorang untuk bertindak
kriminal.Perjudian,Penipuan dll.
Dampak Negatif Pornografi, Banyak orang yang beranggapan bahwa internet
identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian
informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk
mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan
kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses. Di internet
terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan
dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
Adapu dampak positif dan negatif
1. Bidang Pendidikan
Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan
yaitu sebagai berikut.
a. Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk
kepentingan pendidikan.
b. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi
e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
c. Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau
kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan
peserta didik berada dalam satu ruangan.
d. Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah
dan lancar karena penerapan sistem TIK.
Tidak diragukan lagi, transformasi informasi ini memiliki banyak manfaat
positif, namun sayangnya juga membawa berbagai dampak negatif diantaranya:
a.Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran
terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses
data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
b.Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah
system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam
menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
c.Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir
pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of
attention).
2.Bidang Sosial Budaya
Dalam hal sosial dan budaya, TIK memberikan dampak yang tak sedikit, baik
dampak positif maupun negatif. Dampak positif diantaranya adalah:
a.Informasi yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan
diterima oleh masyarakat.
Sumber informasi tidak hanya berasal dari satu orang saja. Dalam
masyarakat, semua orang dapat menjadi sumber informasi. Setiap orang dapat
saling bertukar informasi satu sama lain. Informasi itu pun menyebar sampai
kepada seluruh lapisan masyarakat dengan cepat melalui media-media TIK yang
ada.
b.Hubungan sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.
b.Hubungan sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.
A berada di kota Bandung dan B berada di kota Makassar. Mereka berkomunikasi
melalui ponsel. Mereka saling mengabarkan kondisi satu sama lain dan saling
bertukar cerita. Itulah sedikit gambaran pemafaatan TIK dalam hubungan
interaksi sosial. Walaupun berjauhan dan berada dalam zona waktu yang berbeda,
mereka tetap dapat berkomunikasi dan saling bertukar informasi.
c.Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada
masyarakat.
Peraturan pemerintah serta kebijakannya dapat keluar pada waktu yang tidak
dapat diprediksi. Masa berlakunya pun kadang bersifat tentatif. Masyarakat pun
sering dibingungkan oleh masalah ini. Karena keterlambatan info, masyarakat
dirugikan oleh hal ini. Oleh karena itu, publikasi kebijakan serta peraturan
pemerintah memerlukan media TIK, misalnya televisi, radio dan internet. Dengan
begitu, masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengetahui peraturan dan
kebijakan pemerintah yang sudah maupun baru keluar.
d.Tumbuhnya sikap percaya diri dan motivasi tinggi.
Masyarakat memiliki rasa percaya diri yang tinggi dengan adanya TIK. Hal ini dibuktikan dari fakta-fakta yang ada di dunia maya, misalnya jejaring sosial. Mereka berani tampil secara terbuka, baik kepada orang yang dikenalnya bahkan yang tidak kenal sama sekali. Mereka mengekspos pribadinya dengan memberikan informasi-informasi yang sedang terjadi, baik itu penting atau tidak. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan dan menyampaikan info terkini, hal ini juga dapat memperlihatkan tingkat kompetensi antar individu pun semakin besar.
e.Adanya budaya antar daerah.
Kebudayaan dimiliki oleh setiap kelompok dari setiap daerah dalam setiap bangsa. Tidak hanya dengan penampilan atau pertunjukkan saja budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar kelompok masyarakat dapat menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing untuk kemudian dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam satu Negara, tetapi dapat juga antar Negara.
d.Tumbuhnya sikap percaya diri dan motivasi tinggi.
Masyarakat memiliki rasa percaya diri yang tinggi dengan adanya TIK. Hal ini dibuktikan dari fakta-fakta yang ada di dunia maya, misalnya jejaring sosial. Mereka berani tampil secara terbuka, baik kepada orang yang dikenalnya bahkan yang tidak kenal sama sekali. Mereka mengekspos pribadinya dengan memberikan informasi-informasi yang sedang terjadi, baik itu penting atau tidak. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan dan menyampaikan info terkini, hal ini juga dapat memperlihatkan tingkat kompetensi antar individu pun semakin besar.
e.Adanya budaya antar daerah.
Kebudayaan dimiliki oleh setiap kelompok dari setiap daerah dalam setiap bangsa. Tidak hanya dengan penampilan atau pertunjukkan saja budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar kelompok masyarakat dapat menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing untuk kemudian dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam satu Negara, tetapi dapat juga antar Negara.
Dampak negatif TIK dalam bidang
sosial dan budaya adalah sebagai berikut.
a.Timbulnya jenis kejahatan baru.
Kejahatan yang timbul antara lain penipuan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman email sampah (spam), pengiriman virus, penyadapan saluran telepon, memata-matai aktivitas seseorang (spyware), dan mengacaukan trafik jaringan. Kejahatan-kejahatan ini sulit dideteksi karena dikerjakan dengan fasilitas TIK, salah satunya internet.
a.Timbulnya jenis kejahatan baru.
Kejahatan yang timbul antara lain penipuan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman email sampah (spam), pengiriman virus, penyadapan saluran telepon, memata-matai aktivitas seseorang (spyware), dan mengacaukan trafik jaringan. Kejahatan-kejahatan ini sulit dideteksi karena dikerjakan dengan fasilitas TIK, salah satunya internet.
b.Maraknya perilaku menyimpang yang terjadi di kalangan masyarakat pada
umumnya dan remaja pada khususnya.
Perilaku menyimpang disebabkan oleh merosotnya moral yang ada di masyarakat. Kurangnya filterisasi akan informasi serta budaya yang diterima dari TIK menjadi faktor pokok timbulnya permasalahn ini. Hal yang seharusnya salah justru dibenarkan dan yang benar justru disalahkan. Perilaku yang melawan norma yang ada di masyarakat pun kian merebak, tak hanya pada kalangan remaja atau pelajar saja yang memang masih labil, tetapi juga pada masyarakat “dewasa”.
c.Menurunnya tingkat kepercayaan kepada lingkungan sekitar.
Kemudahan akses informasi semakin melemahkan rasa percaya pada orang-orang sekitar. Banyak orang justru lebih men-”dewa”-kan internet (khususnya) untuk mencari informasi dibandingkan bertanya langsung pada orang sekitar yang secara umum mengetahui. Atau bahkan mereka pun kadang sudah sulit sekali percaya pada polisi lalu lintas untuk menanyakan jalan sekalipun. Rasanya kalau tidak “googling” tidak afdol.
Perilaku menyimpang disebabkan oleh merosotnya moral yang ada di masyarakat. Kurangnya filterisasi akan informasi serta budaya yang diterima dari TIK menjadi faktor pokok timbulnya permasalahn ini. Hal yang seharusnya salah justru dibenarkan dan yang benar justru disalahkan. Perilaku yang melawan norma yang ada di masyarakat pun kian merebak, tak hanya pada kalangan remaja atau pelajar saja yang memang masih labil, tetapi juga pada masyarakat “dewasa”.
c.Menurunnya tingkat kepercayaan kepada lingkungan sekitar.
Kemudahan akses informasi semakin melemahkan rasa percaya pada orang-orang sekitar. Banyak orang justru lebih men-”dewa”-kan internet (khususnya) untuk mencari informasi dibandingkan bertanya langsung pada orang sekitar yang secara umum mengetahui. Atau bahkan mereka pun kadang sudah sulit sekali percaya pada polisi lalu lintas untuk menanyakan jalan sekalipun. Rasanya kalau tidak “googling” tidak afdol.
d.Kurangnya ruang privasi.
Hadirnya situs-situs jejaring sosial tidak hanya membantu untuk
menghubungkan individu yang satu dengan yang lain atau dengan kelompoknya.
Layanan ini memberikan
penggunanya kebebasan untuk membuka diri dan melihat-lihat info serta privasi orang lain. Privasi bukan lagi menjadi barang mahal.
e.Masuknya budaya asing yang kurang baik dan tidak difilter.
Banyak budaya asing, baik penampilan maupun gaya hidup, yang masuk ke kelompok-kelompok masyarakat. Tidak hanya budaya baik yang ada, tetapi budaya yang kurang baik pun dapat masuk dan lambat laun apabila tidak difilter secara dini, budaya tersebut bukannya membangun tapi malah justru mengerogoti budaya asli yang ada di kelompok tersebut.
f.Meningkatnya angka pengangguran.
Masalah yang satu ini sangat menarik perhatian. Kini, teknologi seolah-olah menggantikan manusia dalam segala bidang, termasuk pekerjaan. Kreatifitas manusia pun menjadi tumpul. Mereka menjadi tergantung akan teknologi. Hampir semua pekerjaan dilakukan oleh mesin-mesin otomatis. Sehingga makin banyak pengangguran karena tenaga mereka tergantikan oleh mesin-mesin otomatis tersebut.
penggunanya kebebasan untuk membuka diri dan melihat-lihat info serta privasi orang lain. Privasi bukan lagi menjadi barang mahal.
e.Masuknya budaya asing yang kurang baik dan tidak difilter.
Banyak budaya asing, baik penampilan maupun gaya hidup, yang masuk ke kelompok-kelompok masyarakat. Tidak hanya budaya baik yang ada, tetapi budaya yang kurang baik pun dapat masuk dan lambat laun apabila tidak difilter secara dini, budaya tersebut bukannya membangun tapi malah justru mengerogoti budaya asli yang ada di kelompok tersebut.
f.Meningkatnya angka pengangguran.
Masalah yang satu ini sangat menarik perhatian. Kini, teknologi seolah-olah menggantikan manusia dalam segala bidang, termasuk pekerjaan. Kreatifitas manusia pun menjadi tumpul. Mereka menjadi tergantung akan teknologi. Hampir semua pekerjaan dilakukan oleh mesin-mesin otomatis. Sehingga makin banyak pengangguran karena tenaga mereka tergantikan oleh mesin-mesin otomatis tersebut.
3.Bidang Bidang Perniagaan dan PerdaganganDampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang perniagaan dan perdagangan di antaranya sebagai berikut.
a.Membuka Peluang Bisnis Baru
Fenomena perubahan yang muncul seiring dengan maraknya internet adalah tumbuh menjamurnya bisnis berbasis internet semacam detik.com. Nama – nama situs dagang di internet semacam Google, Yahoo, Amazon, eBay, lelang.com, indoexchange.com, Klikbca, dan lain sebagainya sudah menjadi istilah familiar di kalangan bisnis dan pengguna TIK. Awal tahun 1999 hingga akhir 2000 dunia bisnis pernah mengalami booming dotcom, suatu model bisnis baru yang dikembangkan dengan menggunakan internet sebagai sarana dan media transaksi.
Electronic Business (e-business) dan Electronic Commerce (e-commerce) menjadi jargon yang masih hidup hingga kini. Bahkan futuris sekelas Lester Thurow, Carl Shapiro, Paul Krugman, Don Tapscott menjelang pergantian abad milenium dengan yakin mengatakan internet akan mengubah conventional economy menjadi new economy atau digital economy. Suatu kondisi ekonomi yang diwarnai dengan aktivitas bisnis berbasiskan transaksi melalui internet.
a.Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b.Terjadinya industrialisasi
c.Menjamurnya bisnis berbasis internet
Fenomena perubahan yang muncul sering dengan maraknya internet adalah tumbuh menjamurnya bisnis berbasis internet semacam detik.com. nama – nama situs dagang di internet semacam Google, yahoo!, Amazone, eBay, lelang.com, indeshange.com, klikbca, dan lain – lain sudah menjadi istilah familier dikalangan pembisnis dan pengguna TIK.
d.Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
e.Konsumen tidak perlu mndatangi toko untuk mendapatkan barang
f.Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya transportasi dalam berbelanja
g.Konsumen mempunyai lebih banyak pilihan karena dapat membandingkan semua produk yang ada di internet.
h.Konsumen dapat membeli barang yang terdapat di Negara lain yang mungkin belum tersedia di dalam negeri.
Dampak negatif teknologi informasi dan komunikasi di bidang perniagaan dan perdagangan di antaranya sebagai berikut.
a.Mendorong Tindakan Konsumtif dan Pemborosan dalam Masyarakat
Teknologi informasi dan komunikasi seperti internet, televisi, dan radio banyak menawarkan beragam macam barang atau produk kebutuhan bagi masyarakat. Barang-barang tersebut dapat berupa barang-barang primer, sekunder, hingga tersier. Banyak cara yang ditawarkan oleh pemilik produk agar masyarakat mau membeli produk buatan mereka, mulai dari pemberian potongan harga, hadiah, keuntungan, gaya hidup, mode, hingga kemewahan. Akibatnya masyarakat menjadi cenderung konsumtif (tindakan konsumsi yang cenderung berlebihan) dan boros karena mendorong mereka untuk terus belanja dan mengeluarkan uang untuk membeli barang yang bukan kebutuhan pokok mereka.
b.Menambah angka pengangguran karena tenaga manusia banyak yang digantikan dengan mesin-mesin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar